BERITAJITU.com - Sejak memeluk agama Islam, Rebecca merasakan mendapatkan kekuatan.
Wanita cantik yang kini pacar Budianto tersebut merasakan hatinya tidak lagi kosong.
Tentang itu, berikut ini wawancara singkat dengan Rebecca, saat ditemui di peluncuran album kedua Rock and Soul, di Kamasutra Hotel Crown, Jl Gatot Soebroto, Jakarta Selatan, Sabtu (14/11) malam seperti di lansir oleh inilah(dot)com.
Siap merintis karir lagi?
Vakumnya satu tahun. Saat itu baru putus, saya putuskan pindah ke Bali. Saat vakum itu, saya menghilangi stress mencari inspirasi. Jakarta kan macet dan banjir, jadi susah cari inspirasi.
Rasanya putus dengan mantan?
Putus dengan mantan, saya pikir cukup saya sendiri saja. Dari situ saya pikir kok sepi ya. Namun itu membuat saya akhirnya mualaf, memeluk agama Islam. Secara kebetulan menemukannya, saya yang sedang mencari kekuatan justru mendapatkan kekuatan. Jadi menghilang bukan karena lari dari dunia entertainment.
Sejak kapan mualaf
Mualaf saat dua hari sebelum lebaran. Dengar tahlilan, wow saya merasa tidak kosong lagi. Saya merasa ada yang di samping saya dan memberi kekuatan. Nggak ada yang maksa saya buat meluk agama. Awalnya tidak beragama, di Belanda sudah biasa seperti
itu. Keluarga di belanda memang tanya dan setelah saya jelaskan, akhirnya mereka mendukung saja.
Bagaimana belajarnya?
Pertama kali belajar, saya shahadatnya di rumah. Saya belajar Islam dengan cara baca buku. Tapi nggak ngeti ya saya belajar dari internet. Paling susah belajar Thasahud. Sholat, saya belajar kerjakan 5 hari sekali. Jadi sesibuk apapun, saya pasti usahakan untuk sholat. Semua orang mendukung, tak ada yang bilang hai Rebecca kamu mau apa?
Berarti itu yang membuat kamu yakin tinggal di Jakarta lagi?
Iya. Tapi semua karena saya memang menemukan ketenangan setelah memeluk agama Islam.
Kebagaian lengkap setelah kenal Budianto dan pacaran, ya?
Begitu lah. Kenal sama Budianto 2 atau 3 bulan yang lalu. Sejak kenalnya dari teman dan jadian 3 Agustus 2009 lalu, kita terus jalan bareng. Kita selalu komunikasi. Itu yang paling penting. Terkadang kalau saya nyanyi di teva, dia bisa ikut
dan kalau dia balapan di Sentul, saya juga ikut.

















