BERITAJITU.com - Berbagai langkah dilakukan oleh China guna meningkatkan ekspor mobil dan suku cadangnya hampir tiga kali lipat pada 2015, membantu produsen mobil dalam negeri mengatasi melemahnya permintaan dunia di tengah perlambatan dunia, kata lembaga pemerintah.
China berharap dapat meningkatkan total ekspor hingga 85 miliar dolar pada tahun 2015 dari 30,2 miliar dolar pada tahun 2008 melalui peningkatan penelitian dan pengembangan lewat akuisisi, menurut sebuah proposal yang diusulkan enam lembaga pemerintah.
Produsen mobil terbesar kedua di dunia setelah Amerika Serikat itu juga ingin menguasai sekitar sepuluh persen pasar ekspor mobil dunia pada 2020, menurut proposal yang dimuat di website Departemen Keuangan, Rabu.
"(Kami akan) melakukan upaya untuk menumbuhkan otomotif dan suku cadang otomotif multinasional China dengan kemampuan inovasi teknologi yang kuat dan teknologi inti dan mendukungan ekspor mobil dengan menumbuhkan merek sendiri," katanya.
Pemerintah juga akan membantu produsen lokal "memperoleh teknologi induk untuk memproduksi komponen utama melalui merger dan akuisisi di dalam dan luar negeri" untuk meningkatkan penelitian dan pengembangan.
Produsen dalam negeri juga akan didorong untuk mendirikan pabrik produksi dan gerai di luar negeri untuk mendukung produksi mobil ekspor yang hemat energi, menurut usulan itu.
EKsporter otomotif China telah terpukul oleh berkurangnya permintaan luar negeri karena penurunan global.
Selama periode Januari-September, ekspor kendaraan dan suku cadang mobil turun 33,6 persen dari tahun sebelumnya menjadi 25,8 miliar dolar AS, menurut data dari Cina Association of Automobile Manufacturers.
Pasar mobil domestik, bagaimanapun, telah mampu bertahan menghadapi krisis keuangan karena pertumbuhan ekonomi yang kuat dan insentif pemerintah, dengan penjualan melebihi satu juta unit selama delapan bulan berturut-turut sampai Oktober.(ant)
foto: automotive.id.finroll.com
















